MIS Unggulan Masjid Besar Jabalul Khoir

Jalan Dr.Sutomo No.1 Simpang Lima Purwodadi

Madrasah Hebat , Bermartabat !

Peserta Didik MIS Unggulan Jabalul Khoir Berhasil Menghafal Juz 30 di Pondok Pesantren Al-Masyhuri Ngabean

Jum'at, 13 November 2020 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 146 Kali

    Assalamualaikum para pejuang penghafal Al-Qur’an dimanapun berada, semoga kita tetap dalam lindungan Allah SWT dan tetap semangat dalam menghafal ayat-ayat-Nya.


    Menghafal Al-Quran dari sejak dini adalah pilihan tepat, karena akan lebih fokus dibandingkan menghafal ketika dewasa, MIS Unggulan Masjid Besar Jabalul Khoir memiliki visi yaitu terwujudnya insan yang beriman, cerdas dan berakhlak mulia. Adapun misinya yaitu menggali dan mengembangkan potensi anak secara optimal, membentuk anak kreatif, berani dan berakhakul mulia serta mewujudkan generasi tangguh, siap menghadapi tuntutan zama yang didasari IMTAQ dan IPTEK. Kemudian di MIS Unggulan Jabalul Khoir ini memiliki program tahfidz yang setiap tingkatan ada target yang harus dicapai peserta didik sesuai dengan tingkatannya. Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut antara pendidik dan peserta didik berusaha dan bekerja sama untuk mencapai visi dan misi dengan cara melakukan semaksimal mungkin dalam mewujudkan visi misi madrasah. Output dari MIS Unggulan Jabalul Khoir dapat menghafal juz 30 dan harapan kami alumni MIS Unggulan Jabalul Khoir menjadi generasi Qur’ani yang siap menjadi teladan terbaik di masyarakat. 

Kegiatan Bersih-bersih   Kegiatan Simaan Malam Jum'at 

Menimkamti Kebersamaan di Pesantren

    Alhamdulillah pada tanggal 29 Oktober 2020 di pondok pesantren Al-Masyhuri Ngabean Purwodadi, 3 peserta didik dari Kelas 2 dan Kelas 5 MI Jabalul Khoir  mengikuti wisuda  khotmil Qur’an bil ghoib juz 30. Atas bimbingan dari Ibu Ni’matus Salamah S.Pd.I selaku pengasuh di pondok pesantren Al-Masyhuri. Adapun peserta didik yang berhasil menghafal juz 30 antara lain yaitu; (1) Alif Saktiawan Cokro kelas 2A, (2) Rasya Aura Shevani kelas 5C, (3) Rofiq Fakhri Afif kelas 5E.


    Saat ini yang mondok di pesantren Al Masyhuri ada 5 yakni 3 santri putra dan 2 santri putri. Kegiatan mengaji di pesantren Al-Masyhuri dilakukan setiap bakda magrib dan bakda subuh, dengan semangat dan ketekunan 3 peserta didik ini alhamdulillah berhasil menghafal juz 30 dengan Ibu Ni’matus Salamah S.Pd.I yang setia mendampingi dalam proses menghafal, setoran dan simaan. Setiap malam Jum’at rutin simaan Al-Qur’an, santri-santri dilatih simaan walaupun hafalannya masih sedikit, karena menghafal Al-Qur’an itu semakin hafalan terus di baca berulang-ulang akan menguatkan hafalannya.

  

    Dengan keadaan yang sederhana di pesantren, makan seadanya, belajar mandiri mulai dari meletakkan segala sesuatunya sendiri karena seumuran mereka ketika di rumah masih di urusi oleh orangtuanya, makan diambilin, ketika mau berangkat sekolah disiapkan segala sesutau, namun hidup di pesantren berlatih dalam segala hal termasuk hidup mandiri menyiapkan segala sesuatunya sendiri. Hidup di pesantren melatih hidup sabar dan tegar jauh dari keluarga demi menggapai cita-cita. Menjadi kebanggaan tersendiri ketika memiliki anak penghafal Al-Qur’an karena kelak di hari kiamat akan memberi mahkota di surga-Nya. Seperti disebutkan dalam hadist Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah SAW. bersabda, “Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah-rumah Allah untuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka ketengangan, akan dilingkupi pada diri mereka dengan rahmat, akan dilingkari oleh para malaikat, dan Allah pun akan menyebut (memuji) mereka di hadapan makhluk yang ada di dekat-Nya.” (HR. Muslim)


    Sayid Qutub dalam bukunya Ma’alim Fii Ath-Thariq menyebutkan tiga faktor yang menjadi rahasia untuk mencapai generasi terbaik yaitu Pertama karena mereka menjadikan Al-Qur’an sebagai satu-satunya sumber pegangan hidup, sekaligus membuang jauh-jauh berbagai sumber-sumber kehidupan lainnya. Kedua, ketika membacanya mereka tidak memiliki tujuan-tujuan untuk tsaqafah, pengetahuan, menikmati keindahan ataupun tujuan-tujuan lainnya. Namun tujuan mereka hanya semata-mata untuk mengimplementasikan apa yang diinginkan Allah dalam kehidupan mereka. Ketiga, mereka membuang jauh-jauh segala hal yang berhubungan dengan masa lalu ketika jahiliyah. Mereka memandang bahwa Islam merupakan titik tolak perubahan, yang sama sekali terpisah dengan masa lalu, baik yang bersifat pemikiran ataupun kebudayaan. Semoga peserta didik MIS Unggulan Jabalul Khoir menjadi genearasi terbaik di zamannya yang mampu mengikuti alus kehidupan yang terus berjalan namun tidak mengikuti pada kebiasaan yang tidak bermanfaat dan menjadi teladan di masyarakat dimanapun berada.

 Semangat menghafal dan jadilah penghafal Al-Qur’an yang sholih sholikhah coolcool

Info Kegiatan Prestasi

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

Budi Utomo, S.Pd.I, M.Pd.I

Assalamu'alaikum Warohmatulloh Wabarakatuh.  Alhamdulillahirabbil'alamiin , puji dan syukur kami panjatkan kahadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas limpahan rahmat, hidayah, dan kenikmatan…

Selengkapnya

TAUTAN

JAJAK PENDAPAT

Bagaimana Penilaian Anda Terhadap MI Unggulan Masjid Besar Jabalul Khoir Purwodadi ?

LIHAT HASIL